musica studio's
musica studio's
Rabu, 12 Maret 2014
cerita masa smk
Mungkin
jika ada kesempatan, banyak teman-teman yang ingin mengulangi masa-masa
itu walaupun hanya satu hari,,, mengapa bisa seperti itu??? ya karna
masa SMK ialah masa yang paling indah,,,, seperti Lirik Lagu Chrisye
"Tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah" "Tiada kisah paling
indah kisah-kasih di sekolah"
Senin, 03 Maret 2014
cinta terpendam
Aku tak perlu memberitahumu
Apa yang ada di dalam hatiku
dalam diam qw tersenyum melihatmu
dalam diam qw menympan rasa cemburu
Aku mencintaimu dengan sederhana
tanpa meperlihatkan cinta
tanpa qw perlihatkan resah
tanpa qw tampakkan amarah
Aku mencintaimu dengan sederhana
entah kau sadari itu atau tidak
Apa yang ada di dalam hatiku
dalam diam qw tersenyum melihatmu
dalam diam qw menympan rasa cemburu
Aku mencintaimu dengan sederhana
tanpa meperlihatkan cinta
tanpa qw perlihatkan resah
tanpa qw tampakkan amarah
Aku mencintaimu dengan sederhana
entah kau sadari itu atau tidak
Selasa, 26 November 2013
biodata d'masiv
Rian d'Masiv
Nama : Rian Ekky
Pradipta ( Rian )
Tanggal Lahir : Yogyakarta 17 Nov 1986
Agama : Islam
Bokap : Daniel Rajasah
Nyokap : Tri Mukhlihah
Warna Favorit : Hijau & Coklat
Makanan Favorit : Ayam Goreng
Pradipta ( Rian )
Tanggal Lahir : Yogyakarta 17 Nov 1986
Agama : Islam
Bokap : Daniel Rajasah
Nyokap : Tri Mukhlihah
Warna Favorit : Hijau & Coklat
Makanan Favorit : Ayam Goreng
Kiki d'Masiv
Nama : Dwikky Aditya
Marsali ( Kiki )
Tanggal Lahir : Yogyakarta 23 Nov 1988
Agama : Islam
Anak ke : 2 dari 5 bersaudara
Bokap : Daniel Rajasah
Nyokap : Siti Tri Mukhlihah
Cita-cita : Tur keliling dunia
Warna Favorit : Ungu
Makanan Favorit : Ayam goreng Mentega
Film Favorit : Knowing, Titanic
Marsali ( Kiki )
Tanggal Lahir : Yogyakarta 23 Nov 1988
Agama : Islam
Anak ke : 2 dari 5 bersaudara
Bokap : Daniel Rajasah
Nyokap : Siti Tri Mukhlihah
Cita-cita : Tur keliling dunia
Warna Favorit : Ungu
Makanan Favorit : Ayam goreng Mentega
Film Favorit : Knowing, Titanic
Ray d'Masiv
Nama : Rayyi Kurnia
Iskandar D ( Ray )
Tanggal Lahir : Jakarta 03 maret 1988
Agama : Islam
Anak ke : 4 dari 4 bersaudara
Bokap : Achmad Adang
Nyokap : Yulisnawati
Cita-cita : Jadi Presiden
Warna Favorit : Black & White
Tokoh Idola : Bung Karno
Iskandar D ( Ray )
Tanggal Lahir : Jakarta 03 maret 1988
Agama : Islam
Anak ke : 4 dari 4 bersaudara
Bokap : Achmad Adang
Nyokap : Yulisnawati
Cita-cita : Jadi Presiden
Warna Favorit : Black & White
Tokoh Idola : Bung Karno
Rama d'Masiv
Nama : Nurul Damar
Ramadhan ( Rama )
Tanggal Lahir : Jakarta 2 mei 1987
Agama : Islam
Anak ke : 4 dari 5 bersaudara
Bokap : Kasino Hudaeri
Nyokap : Alm. Warti
Ramadhan ( Rama )
Tanggal Lahir : Jakarta 2 mei 1987
Agama : Islam
Anak ke : 4 dari 5 bersaudara
Bokap : Kasino Hudaeri
Nyokap : Alm. Warti
Why ? d'Masiv
( Why )
Tanggal Lahir : Jakarta 1 Feb 1987
Agama : Islam
Anak ke : 1 dari 3 bersaudara
Bokap : Mukradi
Nyokap : Sri Usyuni
Cita-cita : Orang Sukses
Warna Favorit : Abu-abu
Makanan Favorit : Pecel Lele
d'Masiv merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jakarta. Anggotanya 5 orang yaitu :
Rian Ekky Pradipta (vokal),
Dwiki Aditya Marsall (gitaris),
Nurul Damar Ramadhan (gitaris),
Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan
Wahyu Piadji (drum).
Nama d'Masiv belakangan disejajarkan dengan band-band "papan atas" Indonesia seperti Ungu, Nidji, atau Peterpan karena popularitas lagu-lagu mereka.

d'Masiv pertama kali dibentuk pada 3 Maret2003. Nama d'Masiv sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris"massive" sebagai semacam pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional.
Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisimusikA Mild Live Wanted pada tahun 2007.d'Masiv akhirnya merilis album pertama mereka berjudul "Perubahan" pada tahun 2008 dengan lagu "Cinta Ini Membunuhku" sebagai lagu andalannya.
Lagu ini sangat populer sehingga semakin melambungkan nama mereka di kancah musik nasional. Di akhir tahun 2008, d'Masiv membuat wadah perkumpulan bagi para penggemarnya dengan nama Masivers.
Di tahun 2009, d'Masiv merilis mini album baru yang berisi 2 buah lagu berjudul "Mohon Ampun Aku" dan "Jangan Menyerah". Menurut Rian, vokalis d'Masiv, proses pembuatan mini album ini sangat singkat dan dirilis untuk menyongsong bulan Ramadhan yang jatuh pada pertengahan bulan Agustus 2009.
Rian Ekky Pradipta (vokal),
Dwiki Aditya Marsall (gitaris),
Nurul Damar Ramadhan (gitaris),
Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan
Wahyu Piadji (drum).
Nama d'Masiv belakangan disejajarkan dengan band-band "papan atas" Indonesia seperti Ungu, Nidji, atau Peterpan karena popularitas lagu-lagu mereka.
d'Masiv pertama kali dibentuk pada 3 Maret2003. Nama d'Masiv sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris"massive" sebagai semacam pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional.
Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisimusikA Mild Live Wanted pada tahun 2007.d'Masiv akhirnya merilis album pertama mereka berjudul "Perubahan" pada tahun 2008 dengan lagu "Cinta Ini Membunuhku" sebagai lagu andalannya.
Lagu ini sangat populer sehingga semakin melambungkan nama mereka di kancah musik nasional. Di akhir tahun 2008, d'Masiv membuat wadah perkumpulan bagi para penggemarnya dengan nama Masivers.
Di tahun 2009, d'Masiv merilis mini album baru yang berisi 2 buah lagu berjudul "Mohon Ampun Aku" dan "Jangan Menyerah". Menurut Rian, vokalis d'Masiv, proses pembuatan mini album ini sangat singkat dan dirilis untuk menyongsong bulan Ramadhan yang jatuh pada pertengahan bulan Agustus 2009.
Senin, 25 November 2013
musica studio's
Menurut catatan Bens Leo, sejarah industri rekaman di Indonesia berawal dari dua tempat: Lokananta di Surakarta dan Irama di Menteng Jakarta. Lokananta adalah milik pemerintah, dan melahirkan lagu-lagu daerah. Sementara Irama, banyak melahirkan lagu-lagu hiburan. Nama-nama seperti Rachmat Kartolo, Nien Lesmana, sampai Patty Sisters pernah rekaman di sana, yang awalnya hanya sebuah studio kecil di sebuah garasi di Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa rekaman itu terjadi di ujung tahun 1950-an hingga memasuki tahun 1960-an.
Memasuki awal 1970-an, di daerah Bandengan Selatan Jakarta Kota, Dick Tamimi mendirikan studio rekaman Dimita. Studio rekaman ini juga menjadi pioner rekaman lagu-lagu pop, karena di tempat ini nama-nama tenar Koes Bersaudara, Panbers, Dara Puspita, Rasela, lahir. Keunikan Dimita, rekaman harus berhenti karena ada kereta api lewat. Pada saat itu, teknologi rekaman pun masih me- ngandalkan jumlah track yang kecil, 8 tracks. Karena terletak di pinggir rel kereta api, proses rekaman harus dilakukan begitu lama.
Dekade terakhir, industri musik dan rekaman Indonesia diwarnai kehadiran cabang BMG, Universal, EMI, Warner Music Indonesia dan Sony Entertainment, lima industri musik kelas dunia. Lima raksasa ini kira-kira mendapatkan 40-50 persen dari omzet industri rekaman Indonesia. Total omzet industri musik di Indonesia sekitar Rp 850-900 miliar per tahun dimana 40 persen untuk musik asing, yang royaltinya dikuasai kelima perusahaan tersebut. Sedang sisanya, sekitar 60 persen untuk musik Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)